Edu Global School Info

Edu Global School News Update

Siswa EGS Raih 2 Medali Emas & 3 Perak di Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Internasional

Edu Global School kembali berhasil mengukir prestasi di cabang olahraga Pencak Silat. SMP Edu Global berhasil menggondol dua medali emas yang diraih oleh M. Mario Auliarahman dan Hayala Nalian K. dari kelas 8. Tidak hanya itu, tiga siswa Edu Global School lainnya yaitu M. Adz Dzikri dan M. Nazhif Hidayat dari tingkat SMP serta Hafizh A. Ismail dari tingkat SMA meraih medali perak dalam kejuaraan tingkat Internasional ini.

Bertempat di Gor Futsal ITB Jatinangor Kabupaten Sumedang, Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open VII antar pelajar SD, SMP, SMA dan Dewasa tingkat Asia & Eropa diikuti oleh kurang lebih 3000 kontingen peserta dari berbagai perguruan pencak silat se-wilayah Jawa Barat. Kejuaraan Pencak Silat tingkat Internasonal yang dilaksanakan pada tanggal 23-25 Agustus 2019 ini digelar untuk memperebutkan Trophy Eddie M. Nalapraya, tokoh yang pernah menjadi  Ketua Umum Ikatan Pencak Silat seluruh Indonesia.

Read more

EGS Mengenalkan Sistem Pendidikan Berbasis STEM

Pendidikan berbasis STEM tengah berkembang luas di dunia. Ini merupakan sebuah model pembelajaran yang popular di tingkat dunia yang efektif dalam menerapkan pembelajaran Teknik Integratif karena menggabungkan empat bidang pokok dalam pendidikan, sesuai dengan namanya yaitu STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics).

Pendidikan ini dinilai sangat efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa secara holistik. STEM dan digitalisasi pembelajaran membuat belajar semakin menyenangkan. Model pendidikan ini akan mendorong siswa memahami seluk-beluk sains dan teknologi, bereksplorasi, bereksperimen, serta berkarya. Dengan cara demikian, rasa percaya diri siswa tumbuh sehingga turut andil dalam penciptaan inovasi untuk kemajuan negeri.

Untuk memacu prestasi pendidikan Indonesia, Edu Global School mengenalkan sistem pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM). Diharapkan, siswa yang dididik dengan pendekatan STEM memiliki hard skills yang diimbangi dengan soft skills, karena dalam proses pembelajarannya dilakukan dengan metode active learning yang meliputi komunikasi, problem solving, kepemimpinan, kreativitas dan lain-lain.

Read more

Siswa-Siswi SMA Edu Global ini Tembus PTN lewat jalur Seleksi Mandiri

UMPTN adalah singkatan dari Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Selain itu, UMPTN juga biasa dikenal dengan nama Ujian Mandiri atau Seleksi Mandiri. Perbedaannya dengan SBMPTN, jalur UMPTN ini diselenggarakan oleh masing-masing PTN. UMPTN merupakan tes yang diperuntukkan bagi siswa yang tidak lolos seleksi tes SNMPTN/SBMPTN.

Salah satu PTN favorit di Indonesia, Universitas Padjadjaran (UNPAD) selalu mengadakan seleksi mandiri setiap tahunnya. Seleksi mandiri yang diadakan UNPAD diberi nama SMUP, yang merupakan singkatan dari Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran. Baru di tahun 2019 ini, S1 UNPAD bisa juga dipilih lewat SMUP, karena biasanya ujian mandiri UNPAD hanya dibuka untuk prodi D4, S2 dan S3. Ujian mandiri ini memiliki daya tampung sebesar 22,9% dari total daya tampung UNPAD, atau sekitar 1.400 orang.

Empat siswa Edu Global School lolos dalam SMUP (Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran) 2019, nama-nama siswa tersebut antara lain:

  1. Shafanissa Adila – jurusan Sastra Jepang (dengan daya tampung 25)
  2. Daffa Alghifari – jurusan Ilmu Politik (dengan daya tampung 15)
  3. Raihanah Sadaika – jurusan Kesejahteraan Sosial (dengan daya tampung 20)
  4. Alanna Umi – jurusan Hubungan Internasional (dengan daya tampung 30)

Sementara itu, dua siswa SMA Edu Global lainnya lolos SELMA UB (Seleksi Masuk Universitas Brawijaya) dan SMM USU (Seleksi Mahasiswa Mandiri Universitas Sumatera Utara). Dua siswa tersebut di antaranya adalah Cut Fahrani, diterima di jurusan Teknik Komputer UB. Dan Faiz Pri, yang diterima di USU jurusan Manajemen.

Read more

Dua Siswi SMA Edu Global Lolos SBMPTN 2019

Seperti diketahui, bahwa SBMPTN 2019 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi LTMPT dengan seleksi berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.

SBMPTN merupakan seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi negeri menggunakan pola ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, perguruan tinggi negeri, maupun kepentingan nasional.

Dua siswi SMA Edu Global berhasil diterima melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2019.

Berikut nama-nama siswi SMA Edu Global yang lolos SBMPTN 2019, antara lain:

  1. Dhien Izzati, Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH), Jurusan: Biologi.
  2. Berliana Wijayanti Bakti, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Jurusan: Manajemen Komunikasi.

Daya tampung dan peminat SBMPTN merupakan suatu hal yang dicari oleh calon mahasiswa baru sebelum mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri. UNSYIAH atau Universitas Syiah Kuala adalah perguruan tinggi negeri yang berada di Banda Aceh, Indonesia. Akreditasi UNSYIAH secara institusi, saat ini telah mendapatkan peringkat A dari Badan Akreditasi Nasional. Begitu juga dengan UNPAD (Universitas Padjadjaran), perguruan tinggi negeri favorit dan terkenal yang berada di kota Bandung, Jawa Barat.

Seperti diketahui, di tahun 2019 ini peminat Biologi di UNSYIAH sebanyak 382 peserta, dengan daya tampung SBMPTN 2019 yang hanya menerima 36 peserta, Dhien Izzati atau yang akrab dipanggil Izza menjadi salah satu siswi SMA Edu Global Bandung yang berhasil bersaing dengan para pejuang Biologi UNSYIAH se-Indonesia.

Sama seperti Izza, Berliana atau yang kerap dipanggil Bella juga menjadi salah satu siswi SMA Edu Global Bandung yang berjuang dalam SBMPTN 2019. Bella bersaing dengan 1745 peminat Manajemen Komunikasi UNPAD, dan berhasil menjadi salah satu dari 40 daya tampung yang diterima jalur SBMPTN jurusan Manajemen Komunikasi UNPAD 2019.

Read more

Edu Global School Jalin Kerjasama dengan Irsyad Trust Singapura

Bandung, 2 Juli 2019 – Dalam upaya mendapatkan pendidikan bertaraf internasional, Edu Global School melakukan kerjasama dengan Madrasah Irsyad Zuhri Al-Islamiah (Irsyad Trust) Singapura. Kerjasama ini diawali dengan pelatihan dan pengembangan SDM dengan rangkaian kegiatan; Arabic Language Training, English Language Training dan Instructional Mastery Training, bertempat di Eduplex Jl. Ir. H. Juanda No. 84, Bandung.

Bentuk lain dari kerjasama ini adalah mengirimkan guru Edu Global School ke Singapura secara bertahap untuk diberi pelatihan, sehingga menghasilkan guru berakreditasi internasional. CEO Edu Group, Oki Earlivan Sampurno mengatakan, dirinya memiliki visi dan misi yang sama dengan Irsyad Trust, yaitu menginternasionalkan siswanya dengan didasari agama Islam yang kuat agar bisa menjadi contoh sekolah muslim di Jawa Barat.

Kerjasama ini diresmikan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara kedua belah pihak yang dilakukan langsung oleh Oki Earlivan Sampurno, S.Mn., M.B.A selaku CEO Edu Group mewakili Yayasan Kreasi Edulab Indonesia dengan Razak Mohamed Lazim selaku Direktur Utama Irsyad Trust. Penandantanganan MoU dilakukan di Eduplex pada Selasa, 2 Juli 2019.

Edu Global School bekerjasama dengan Irsyad Trust Singapura untuk mengembangkan sistem dan kurikulum dengan konsep pendidikan yang seimbang. Tidak hanya menciptakan individu yang unggul secara akademis, namun juga meningkatkan penanaman nilai-nilai agama dan moral, serta mengembangkan keterampilan siswa untuk bersaing di dunia global.

Read more

Pertujukan Assembly ‘Prophet Sulaiman, The Wise King’ Sukses Memukau Penonton

Pertunjukan Assembly dari SD Edu Global yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 21 Juni 2019 lalu sukses membuat penonton terpukau. Drama musikal yang diperankan oleh 57 siswa tersebut membuat para orang tua siswa sangat bangga.

Assembly tersebut menceritakan kisah Nabi Sulaiman A.S, beliau putra Nabi Daud  A.S. Sebelum Nabi Daud A.S meninggal, Nabi Sulaiman A.S dilantiknya menjadi putra mahkota, menggantikan Nabi Daud A.S sebagai raja yang mewarisi tahtanya dan juga sebagai Nabi yang melanjutkan menyiarkan risalah kenabiannya untuk disampaikan kepada umatnya.

Absyalum yang merupakan kakak dari Nabi Sulaiman A.S murka dan tidak terima akan keputusan sang Ayah, karena merasa dilangkahi oleh adiknya. Ia beranggapan bahwa dialah yang sepatutnya menjadi putra mahkota sebagai pewaris pertama kerajaan tersebut. Karena sikap dengki dan iri hatinya, Absyalum beserta pasukannya mendatangi Nabi Sulaiman A.S untuk berperang. Dalam keadaan tersebut, pasukan Nabi Sulaiman A.S tidak memiliki pilihan lain selain membalas serangan Absyalum. Absyalum akhirnya tewas di tangan panglima Nabi Sulaiman A.S.

Karunia Allah SWT yang dianugrahkan kepada Nabi Sulaiman A.S, yang kemudian dikenal sebagai mukjizatnya yaitu dapat mengerti bahasa binatang dan mampu menguasai bangsa jin. Dengan kemampuannya tersebut, Nabi Sulaiman A.S yang dapat berbicara dengan binatang pun mendapat laporan dari burung Hud-Hud utusanya bahwa ada kerajaan lain selain kerajaannya. Dimana kerajaan tesebut merupakan milik Ratu Balqis, sang penyembah matahari.

Mendengar laporan tersebut, Nabi Sulaiman A.S membuat sepucuk surat dan memerintah burung Hud-Hud kembali untuk memberikan surat itu kepada Ratu Balqis. Surat tersebut berisi seruan untuk menyembah Allah SWT, dengan menyatakan bahwa Allah yang telah menganugrahi kerajaan yang besar itu, karena itu Allah wajib disembah dan janganlah menyembah selain-Nya.

Hal tersebut mempertemukan Nabi Sulaiman A.S dengan Ratu Balqis beserta para utusannya. Dengan segala kebijakan dan kerendah hatiannya, Nabi Sulaiman berhasil membujuk Ratu Balqis untuk menghilangkan kebiasaannya menyembah matahari dan mengikuti ajaran Nabi Sulaiman A.S, yaitu menyembah Allah SWT.

Read more
© Edu Global School 2016 - All rights reserved.- Developed By WIT.