SMA Edu Global Bandung

Korea Open Memory Championship telah selesai dilaksanakan pada 18-19 Februari 2017 di Chung Ang University, Korea Selatan. 184 orang dari 12 negara bertanding di ajang Internasional yang diadakan oleh Korea Memory Sports Council bersama Asia Memory Sports Council dan International Association of Memory (http://koreamemorychampionships.com). 12 Negara seperti Jerman, USA, China, Mongolia, ikut andil dalam uji kemampuan daya ingat tingkat Internasional.
Ada 10 jenis pertandingan yang diperlombakan pada kompetisi ini. Ke-10 jenis nomor diatas bertujuan untuk mengasah dan mempertajam kemampuan konsentrasi dan daya ingat seseorang sehingga dapat dikatakan para peserta sedang memperkuat otot-otot otaknya dalam kompetisi ini
Bertanding dalam cuaca dingin, Tim binaan Indonesia Memory Sports Council yang dipimpin Grandmaster Memory Yudi Lesmana, beranggotakan :
1. Aulia Nadia
2. Rania Azzahra
3. Shafa Annisa
4. Aisha Nadine
5. I Gusti Putu Wisnu
6. Rayyan Hanif I
7. Fathimah Aiko
8. Afifah Hasna
9. Wafa Fauziah
10. Kinanti W. Asih
11. Rifda Almira
12. Hanifah Khalillah
13. Fakhri Shafly
14. Danu Ariya Nugraha
berhasil membawa harum nama bangsa dikancah dunia. Tidak tanggung-tanggung, bertanding di kategori junior, *Fakhri (SMAN 26, Jakarta) berhasil membawa pulang 1 emas, 5 perak, dan 2 perunggu ( ditambah 1 perak posisi keseluruhan), disusul Fathimah Aiko (SMP Salman Alfarisi, Bandung) dengan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu posisi keseluruhan, lalu Shafa Annisa (siswi SMPN Kesatuan Bangsa, Jogja) dengan 3 perunggu. 3 Medali (2 perak dan 1 perunggu) juga berhasil dibawa pulang Ketua Tim Yudi Lesmana di kategori dewasa. 5 anggota tim lainnya juga masing-masing berhasil membawa pulang 1 medali perunggu yaitu Rayyan Hanif (SMP Nurul Fikri, Depok), Rifda Almira (SMA Edu Global, Bandung), Hanifah Khalillah (SMA Edu Global, Bandung), Afifah Hasna Wafiyah (SMP Edu Global, Bandung) dan terakhir Aulia Nadia (SD Sinar Cendikia, Tangerang)*.
*Pencapaian rekor fantastis* juga diraih dalam pertandingan ini seperti Fakhri yang mampu mengingat 660 digit angka biner acak dan 58 kejadian dan tahun dalam 5 menit, Aiko mampu mengingat 60 urutan kata acak dalam 5 menit, Shafa berhasil mengingat 166 urutan kartu dalam 10 menit dan Yudi Lesmana mengingat 188 digit angka yang diucapkan dalam waktu 188 detik.
*Total 2 emas, 10 perak, dan 11 perunggu* berhasil dibawa pulang tim serta menempatkan Tim Indonesia pada posisi ke-2 Overall Junior setelah Mongolia berhasil mengambil alih posisi puncak kategori junior dalam kejuaraan ini. Di kategori dewasa, keluar sebagai Juara pertama, Johannes Mallow (Former World Memory Champion) dari Jerman. Selain medali, Indonesia juga membawa pulang hadiah total 1,000,000 KRW dari panitia penyelenggara acara serta hadiah tambahan dari PT. Kaltim Prima Coal kepada anak-anak Indonesia berprestasi dalam bidang Memory Sports dengan total Rp.45,000,000 dalam bentuk sponsorship untuk memotivasi anak-anak agar lebih berprestasi lagi.
Hasil Kejuaraan ini membuktikan kemampuan otak anak bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata. Walaupun dengan dukungan terbatas pemerintah, Tim Memory Sports Indonesia tetap menunjukkan taringnya di mata dunia dan membawa harum nama Indonesia.
Seoul, 20 Februari 2015
Yudi Lesmana
Ketua Tim
© Edu Global School 2016 - All rights reserved.- Developed By WIT.